SD Pelita Peduli Tsunami Selat Sunda

Selasa, 22 Januari 2019 ~ Oleh Ahmad Fauzi ~ Dilihat 280 Kali

 

Kepedulian terhadap bencana bukan menjadi wacana bagi SD Pelita Pasar Minggu. Sekolah yang berada di bilangan Karang Pola, Jati Padang ini selalu mengajak para murid beserta orang tuanya untuk turut membantu para korban bencana. Rutinitas membantu sesama menjadi agenda rutin sekolah.

“Alhamdulillah anak didik SD Pelita belajar peduli terhadap sesama. Sebelumnya kita berdonasi untuk Lombok dan Palu. Saat ini untuk korban tsunami Selat Sunda,” papar Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Pelita Ustadz Pepen Ependi, S.Pd.I di hadapan seluruh siswa/I SD Pelita, dewan guru, dan tim Laznas Dewan Da’wah, Jumat (18/1).

“Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran bahwa kita harus menjadi orang-orang yang peduli terhadap sesama,” imbuhnya.

Kepala Sekolah SD Pelita Neneng Hernawati, S.Pd menyebutkan bahwa pihaknya melatih awareness anak-anak untuk membantu korban bencana, sehingga saat terjadi bencana mindset kepedulian telah terbentuk.

“Sebelum bencana itu terjadi, kami sudah melatih anak-anak untuk peduli pada sesamanya terutama yang mendapat musibah,” paparnya kepada tim Laznas Dewan Da’wah.

“Dulu kami juga penah peduli Situgintung. Kemudian, banjir di sekitar SD Pelita, Jati padang. Murid yang kebanjiran, kami arahkan kepada anak-anak untuk saling membantu. Artinya bukan hanya bencana besar saja anak-anak kami didik untuk peduli. Hal hal yang kecil pun kami ajari, ini lho nak harta kita juga ada untuk mereka yang terkena musibah,” terangnya.

“Ketika ada bencana sudah terbentuk image di anak-anak, “Pasti kita akan membantu mereka!”,” tambahnya dengan menirukan dialek anak-anak.

Kepedulian anak-anak SD Pelita terhadap kebencanaan perlu diacungi dua jari. “Mereka antusias luar biasa. Hari ini kita berikan edaran, besoknya mereka sudah memberikan donasi. Langsung, tidak nanti-nanti. Bersyukur juga orang tua punya kesadaran tinggi, karena mereka sudah tahu kita akan salurkannya ke Laznas Dewan Da’wah, jelas,” kata Ibu Neneng lagi.

“Setelah pemberian surat edaran yang berisi imbauan untuk mengumpulkan donasi kebencanaan kepada para wali murid, satu hari kemudian sudah terkumpul donasi 80%,” cerita koordinator ZIS SD Pelita Zainal Muharrom, S.Pd.I.

Penyerahan donasi secara simbolis dilakukan secara langsung di depan seluruh akademika SD Pelita dari Kepala SD Pelita kepada perwakilan Koordinator Human Disaster Management (HDM) Laznas Dewan Da’wah Muhammad Hafidz Alfarisy.

“Jumlah total keseluruhannya adalah 42.568.000. Ini kita percayakan kepada Laznas Dewan Da’wah yang sudah lama berkecimpung di bidang dakwah dan kemanusiaan,” kata Zainal mengumumkan hasil pengumpulan donasi kepada siswa/i SD Pelita sesaat sebelum penyerahan donasi.

“Sebelum kami serahkan kepada Laznas Dewan Da’wah, saya sebagai koordinator ZIS (zakat, infak, dan sedekah) SD Pelita mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak, Ibu, staff, dan wali murid dengan memberikan infaknya kepada saudara di Selat Sunda. Semoga Allah SWT memberikan ganjaran pahala dan keberkahan atas apa yang sudah diinfakkan,” katanya diiringi dengan ucapan aamiin dari seluruh yang hadir di lapangan SD Pelita Pasar Minggu.

Salah satu murid SD Pelita kelas 3B Rayi, mengatakan bahwa ia merasa sedih saat terjadi bencana dan terdorong untuk membantu para korban bencana dengan memberikan infak.

“Saudara aku juga ada yang kena tsunami Selat Sunda. Aku sedih. Aku mau membantu mereka,” ujarnya.

Laznas Dewan Dakwah

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Neneng Hernawati, S.Pd

    Assalamu’alaikum Wr. Wb   Selamat datang di website resmi SD Pelita Pasar Minggu Puji dan syukur kami haturkan…

Selengkapnya

FANPAGE FB