SD PELITA Peduli Bencana

Senin, 22 Oktober 2018 ~ Oleh Ahmad Fauzi ~ Dilihat 199 Kali

JAKARTA – Ini bukan kali pertama, SD Pelita memercayakan donasi dakwah dan kemanusiaan kepada LAZNAS Dewan Da’wah. Agustus lalu, SD ini juga menyerahkan bantuan untuk warga Lombok yang terkena dampak gempa 7.0 SR sebesar Rp. 43.624.000. Dakwah pedalaman, Muslim Rohingya, dan Palestina pun tersentuh keringanan derma tangan mereka. Kini, SD Pelita tergerak untuk membatu korban terdampak gempa dan tsunami Sulteng.

Rasa keprihatinan terhadap kondisi sebagian Sulawesi Tengah yang telah lantak, mendorong sivitas sekolah dasar di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini menggalang donasi untuk saudara-sauadara Sulteng yang membutuhkan. Melalui himbauan dari Kepala Sekolah SD Pelita, murid-murid berserta orang tua tergerak mengumpulkan dana peduli Sulteng.

SD Pelita Pasar Minggu berempati kepada korban bencana Sulawesi Tengah atas bencana gempa dan tsunami Di Palu, Donggala, Sigi, Parigi, dan sekitarnya. Donasi sebesar Rp. 53.732.000 diberikan melalui LAZNAS Dewan Da’wah untuk meringankan duka yang telah merenggut sedikitnya 2.073 meninggal dunia, 10.679 mengalami luka-luka, dan 87.725 mengungsi di tenda/posko.

“Selain prihatin akan musibah yang menimpa warga Palu, Donggala, dan sekitarnya, SD Pelita ikut peduli dengan turut serta menghimpun donasi kepada siswa/i yang dengan melibatkan wali kelas semuanya,” jelas Neneng Hermawati, S.Pd, Kepala Sekolah SD Pelita.

Ia juga memaparkan bahwa bencana besar di Sulawesi Tengah ini dapat diambil hikmahnya, baik oleh warga yang tertimpa musibah, maupun masyarakat lainnya. “Harapannya bisa mengambil hikmah dari kejadian di Palu, baik warga yang merasakan (red. korban), maupun yang tidak,” tambah Neneng.

Penyerahan donasi untuk korban gempa dan tsunami diberikan secara simbolis dari kepala sekolah SD Pelita kepada perwakilan LAZNAS Dewan Da’wah, Arifin Ilham, di hadapan seluruh murid dan guru pada Kamis (11/10).

Selain donasi untuk korban Sulteng, SD pelita juga menyerahkan bantuan tambahan untuk korban Lombok sebesar Rp. 2.575.000

“Bantuan dari sekolah ini, kami percayakan kepada LAZNAS dewan dakwah, semoga bermanfaat bisa membantu penuhi kebutuhan yang ada di sana,” harap Neneng yang mempercayakan bantuan dari SD Pelita melalui LAZNAS Dewan Da’wah

Ustadz Zaenal Muharom, S.Ag, Koordinator SD Pelita menuturkan, bantuan yang diberikan merupakan upaya tolong menolong terhadap sesama muslim yang kesulitan, sehingga bisa meringankan mereka. “Dengan pengumpulan ini, kita sebagai seorang muslim merasa kesulitan saudara muslim lainnya harus dibantu. Semoga ini dapat mengurangi penderitaan saudara-saudara yang terkena gempa dan tsunami,” paparnya.

Murid-murid dijelaskan oleh guru-guru mereka mengenai kondisi Sulawesi Tengah yang lumpuh akibat gempa 7.4 SR dengan diikuti dengan tsunami dan likuifaksi. Tak hanya bangunan dan infrastruktur runtuh, tetapi juga hanyut tersapu bersih tsunami serta amblas ke dalam tanah sedalam 3 m dengan fenomena likuifaksi. Kini menurut BNPB, sedikitnya 67.310 unit mengalami kerusakan.

“Setelah dijelaskan keadaan Sulawesi Tengah terutama Palu dan Donggala kepada murid-murid, hati mereka terenyuh dan timbul empati. Kami angkat bagaimana seandainya bila mereka yang terkena bencana. Setelah itu, mereka pun mengatakan insyaAllah akan membantu,” imbuh Zaenal.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Neneng Hernawati, S.Pd

    Assalamu’alaikum Wr. Wb   Selamat datang di website resmi SD Pelita Pasar Minggu Puji dan syukur kami haturkan…

Selengkapnya

FANPAGE FB